-
NALAR AYAT-AYAT SEMESTA: Menjadikan Al-Quran sebagai Basis Kontruksi Ilmu Pengetahuan (republish 2015)
Rp 135.000
Dalam Al-Quran, jumlah ayat-ayat kauniyah sangatlah banyak, tetapi sering kali terabaikan dari perhatian umat Muslim. Padahal, ayat-ayat kauniyah perlu untuk menggugah kesadaran mengenai pentingnya penguasaan ilmu dan teknologi bagi kesejahteraan manusia di muka bumi, selain untuk merenungkan penciptaan Tuhan.

Melanjutkan buku pertamanya Ayat-Ayat Semesta, Agus Purwanto—seorang doktor fisika teoretis dan pengkaji serius Al-Quran—mengajak umat Muslim untuk senantiasa merenungkan ayat-ayat kauniyah yang terdapat di dalam Al-Quran demi tumbuhnya kecintaan pada sains sekaligus pada bahasa Arab dan Al-Quran, serta sebaliknya cinta pada Al-Quran sekaligus sains. Al-Quran tidak lagi dipahami sekadar katalog atau daftar fasilitas hidup setelah mati maupun setelah Hari Kebangkitan di Padang Mahsyar, melainkan dipahami secara lebih lengkap dan terpadu.

Dilengkapi gambar-gambar yang memudahkan setiap pembahasan, Nalar Ayat-Ayat Semesta menjadi rujukan yang sangat penting para pengkaji dan pencinta Al-Quran bagi cita-cita pembentukan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Salah satu keistimewaan dan sekaligus sebagai mukjizat Al-Quran ialah ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Ayat-ayat tersebut dapat dipahami secara optimal oleh mereka yang memiliki pengetahuan tentang kealaman selain pengetahuan tentang bahasa Arab. Buku Nalar Ayat-Ayat Semesta: Menjadikan Al-Quran sebagai Basis Konstruksi Ilmu Pengetahuan karya Agus Purwanto sangat membantu pembacanya untuk memahami konsep-konsep Al-Quran tentang kealaman. Dengan memahami keunggulan dan keistimewaan Al-Quran tersebut, para pembaca akan memperoleh kepuasan intelektual dalam beragama Islam.” —Prof. Dr. H. Miftah Faridl, Ketua Umum MUI Kota Bandung

“Ayat-ayat Allah tidak saja terbaca pada penciptaan alam semesta, pada pergantian musim yang berputar tanpa henti, tetapi juga pada air ‘serasah’ yang terjun, pada kicauan murai di pagi hari, pada cara lebah membuat sarang dan madu, dan pada aneka ragam ciptaan yang tak terhitung jumlahnya. Oleh sebab itu, setiap upaya serius untuk menyingkapkan ayat-ayat itu secara ilmiah, seperti yang termuat dalam karya ini, perlu dirayakan dan dihargai, sekalipun akan menuai kritik, saran, dan yang sejenis itu.” —Ahmad Syafii Maarif, cendekiawan Muslim

“Buku Nalar Ayat-Ayat Semesta dan Ayat-Ayat Semesta akan kami jadikan buku wajib bagi para guru mata pelajaran sains di Pesantren Tebuireng. Diharapkan kedua buku itu akan memicu dan memacu para guru dan santri untuk berjuang membumikan ayat-ayat Al-Quran.” —Salahuddin Wahid, Pengasuh Pesantren Tebuireng

“Tulisan dan pemikiran yang mengupayakan penalaran Al-Quran melalui fenomena alam perlu dilakukan. Tapi, upaya ini harus diletakkan secara proporsional, baik dalam segi penafsiran maupun upaya kontekstualisasinya. Penulisan buku ini baik untuk dijadikan referensi yang memberikan gambaran bahwa kemukjizatan Al-Quran itu tidak ada habis-habisnya, baik dari aspek konten maupun kontekstualisasinya dengan fenomena alam. Dengan demikian, Al-Quran bukan hanya kitab suci, tapi juga kitab faktual.” —K.H. Hasyim Muzadi, Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) dan Rais Syuriah PBNU

“Buku ini sangat berguna sebagai rujukan bagi wacana hubungan antara Al-Quran dan sains, khususnya, dan antara agama dan sains, pada umumnya. Ia bukan saja memuat daftar ayat-ayat Al-Quran tentang alam yang tersusun secara sistematis, tetapi juga penalaran penulis terhadap fakta dan pengetahuan sains yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut. Kelebihan lain buku ini adalah cara penyampaian yang memungkinkan wacana berat Sains Islam dipahami bukan hanya kelompok tertentu, melainkan berbagai kelompok masyarakat.”
Osman Bakar, Ph.D., Profesor Emeritus Filsafat Ilmu University of Malaya Kuala Lumpur, penulis Tauhid dan Sains

Penulis: AGUS PURWANTO
Penerbit: Mizan Tahun: 2015 Kategori: AGAMA ISLAM Tebal: 576 h. Harga: Rp135.000